Minggu, 25 Oktober 2015

Jurus Masak Super Cepat

Wah.... sudah lama banget nggak ngeblog nih, kangen banget. Kesibukan ngurus anak yang memilih untuk Homeschooling, membuatku harus beradaptasi super keras sehingga blog tersayang ini terbengkalai.

Ada sebagian ibu yang tidak punya cukup waktu untuk memasak, apalagi untuk ke pasar setiap hari. Memasak tak perlu keahlian yang mumpuni, setiap anak akan mengagumi masakan ibunya. Karena itu ada baiknya kita meluangkan waktu untuk memasak, demi menguatkan ikatan kasih sayang dalam keluarga.

Lama nggak nulis kok jadi bingung harus mulai dari mana ya... he he. Aku share jurus masak super cepat pamungkasku saja ya. Ini adalah jurus andalanku dalam menyiapkan makanan untuk keluarga. Dan wuzzzz dalam waktu kurang dari 15 menit, masakan sehat dan lezat akan terhidang di meja. Nikmatilah tatapan takjub dari anak anda, melihat betapa keren ibunya memasak secepat the flash... :D

Menu kami sore ini, tumis pakcoy membutuhkan waktu kurang dari 5 menit, sedangkan cumi tinta lada hitam butuh waktu 12 menit. Jadi jika menggunakan 2 kompor, masakan akan siap dalam waktu kurang dari 15 menit

Untuk nasi begitu bangun pagi bisa langsung masak di rice cooker, jadi bisa sambil melakukan aktivitas lain. Aku juga biasa menyimpan nasi yang sudah matang didalam kulkas, jika perlu nasi tinggal ambil dan kukus sampai panas. Nasi hangat yang fresh akan siap dalam sekejap. Lagi pula terus menerus memanaskan nasi dalam magic com juga kurang baik untuk kesehatan.

Biasanya aku masak nasi kuning, nasi uduk, ataupun nasi liwet untuk sarapan. Tapi nggak mungkin dalam sehari kita mau terus-terusan makan nasi kuning kan? Makanya setelah diambil sesuai porsi, sisanya aku masukkan dalam wadah kedap udara, lalu kusimpan di kulkas. Nasi aman disimpan dalam kulkas sampai 1 minggu. Seperti sulap pada saat diperlukan, berbagai nasi bisa siap dalam sekejap.


Sekarang kita keluarkan jurus masak super cepat untuk memasak teman nasi. Sebenarnya saat memasak sayuran dan lauk, yang lama itu persiapannya. Mulai mencuci, mengupas, memotong dan menyiapkan bumbu. Jadi kalau semua bahan makanan sudah bersih dan terpotong, serta bumbu sudah siap, kita hanya butuh waktu beberapa menit untuk mematangkannya.

Kita bisa berbelanja setiap 4 hari untuk menyiapkan minute heathy food ini. Belanja dalam jumlah banyak akan menghemat banget, karena dari satu jenis sayuran bisa masuk ke beberapa menu masakan. Langkah dalam menyiapkan minute heathy food sebagai berikut:
  • Pilih sayuran dan protein favorit keluarga.
  • Cuci bersih, lalu tiriskan.
  • Potong sesuai selera, kelompokkan sesuai menu yang akan dimasak.
  • Lalu masukkan dalam klip plastik (untuk 1 kali masak), keluarkan udara yang ada didalam klip. Jika tidak memiliki vakum, cukup dengan menekan udaranya keluar lalu tutup rapat.
  • Simpan dalam lemari pendingin.
Sayuran ini tahan 2 sampai 4 hari, dalam lemari pendingin.

Ini rencana menu kami minggu ini, mengikuti arah putar jarum jam: Sayur kunci jagung oyong wortel, lodeh kacang panjang, tumis pakcoy, frittata brokoli, bakwan jagung wortel.


Untuk melengkapi jurus masak super cepat kita karus siapkan short cut bumbu, misalnya bumbu dasar. Bumbu dasar merah, bumbu dasar putih, dan bumbu dasar kuning. Tapi kalau aku pribadi lebih suka menyiapkan baceman bawang untuk bawang putih, sedangkan untuk bawang merah bisa di tumis, dihaluskan lalu disimpan dalam wadah tertutup dalam kulkas. Aku juga selalu sedia cabe kering yang sudah di oven, aneka herb bubuk, bawang goreng dan onion jam.

Sebenarnya lebih praktis jika kita menyiapkan bumbu, lalu memasukkan dalam klip sesuai menu yang akan kita masak. Tapi semenjak nonton film Today Special, aku sering berubah pikiran dengan menu yang akan ku masak. Jadi mendingan mutusin bumbu saat mau masak saja. Nggak nyambung ya..? 

Lagi pula kita bisa membumbui sayuran sesuai selera, tak harus mengikuti pakem yang penting rasanya enak... betul kan he he he :P

Selamat memasak ya ladies, ditunggu sharingnya :D




Kamis, 19 Juni 2014

Unforgettable Saung Angklung Udjo

Hari Minggu tanggal 15 Juni 2014 sekolah Idam, RA Al-Hamidah mengadakan prosesi wisuda di Saung Angklung Udjo. Kami excited sekali meskipun kami tinggal di Bandung, kami tidak terlalu sering berkunjung dan bermain angklung di Saung Angklung Udjo. Kebetulan sekali pihak manajemen Saung Angklung Udjo memberi harga spesial...^_^

Mereka juga berbaik hati memberikan waktu untuk melaksanakan prosesi wisuda, sebelum jam pertunjukan pagi. Jadilah kami dengan semangat 45 memulai prosesi dari jam 08.00, sehingga sebelum jam 10.00 sudah selesai. Sayangnya aku tidak melihat langsung prosesi wisuda, karena harus jaga gawang alias jaga meja pendaftaran he he... Prosesi yang begitu heboh hanya bisa kunikmati lewat pendengaran dan foto hasil jepretan suamiku.



Kami sempat panik saat mendengar prosesi wisuda selesai, sementara ada 2 tamu undangan yang belum hadir. Padahal pintu akan dikunci saat pertunjukan dimulai. Semua mata tertuju ke lapangan parkir, begitu wali murid yang ditunggu datang langsung deh jemput bola, kami antar tiket dan konsumsi lalu bergegas masuk ke arena pertunjukan.




Pertunjukan yang berdurasi sekitar 1,5 jam ini terasa begitu padat dan menarik. Dimulai dengan pertunjukan wayang golek yang membuat penonton terpingkal-pingkal. Dilanjutkan dengan helaran, angklung dan arumba memainkan lagu nusantara secara medley. Tari topeng yang menawan, dan favoritku yaitu bermain agklung bersama.




Saat bermain anklung bersama, semua penonton seakan berubah jadi mahir memainkan angklung. Kalau yang ini sepertinya yang pinter dirijennya he he he.... Beberapa lagu kami mainkan, mulai lagu Twinkle twinkle little star, lagu Bunda dari Melly Goeslaw diakhiri dengan You rise me up.

Ada yang sudah pernah nonton angklung towel? namanya lucu ya... Dinamakan angklung towel karena memainkannya dengan ditowel atau dicolek sedikit. Karena mainnya dengan towelan maka satu orang bisa memainkan banyak angklung. Lagu yang rumit pun jadi bisa dimainkan, karena terlalu asyik goyang-goyang aku nggak begitu memperhatikan judul lagunya he he... Karena penasaran kami mencoba memainkan angklung towel ini, asyik juga ternyata ^_^



Puas menyaksikan pagelaran yang sangat menarik, kami lanjutkan dengan makan siang sambil menikmati pemandangan yang asri.



Demikian kami melewati hari yang begitu indah di Saung Angklung Udjo. Jika Anda berkunjung ke kota Bandung, sempatkan untuk mengunjungi Saung Angklung Udjo. Anda akan mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan, Salam ^_^.

Jumat, 28 Maret 2014

DIY: Chef Jacket T-Shirt

Bermula ketika anakku yang kecil ingin pentas menyanyikan lagunya trio ubur-ubur yang berjudul Munaroh. Haduh malunya..... dikira aku doyan nonton sinetron, apalagi melihat reaksi teman sekelasnya yang cekikikan sambil menutup mulut. Untung bu gurunya bersedia memodifikasi cerita, dan menjadikan Idam sebagai chef.

Rencananya aku mau bikin jaket chef buat dia, tapi karena mesin jahitku opname tak kunjung sembuh akhirnya aku cari alternatif lain. Aku bongkar lemari Idam, kutemukan t-shirt  putih polos. Semula aku akan pasang kancing besar, tapi kupikir jika kancing itu hanya berupa gambar lucu kali ya.... Lalu aku coba buat sketsa diatas kaos, beneran lucu. Lalu aku bongkar rak mencari spidol untuk tekstil. 


Dengan penuh semangat aku warnai, dan hasilnya lucu banget. Jauh melebihi harapanku, percaya atau tidak The Power Of Kepepet benar-benar membuatku jadi lebih kreatif ^_^. 

Alat dan bahan:
  • T-Shirt putih
  • Spidol untuk tekstil aku pake merk GIOTTO
  • Pensil
  • Penggaris
  • Karton untuk alas agar spidol tidak tembus belakang, bisa diganti papan ataupun kertas


T-Shirt harus sudah dicuci untuk menghilangkan zat kimia yang mungkin akan mengurangi daya serap tinta. Cuci tanpa pewangi ataupun pelembut, seperti mencuci clodi ataupun menspad. Setelah kering t shirt siap untuk digambari.

Buat sketsa menggunakan pensil, lalu warnai dengan spidol tekstil/fabric marker. Pertama buat outlinenya, dilanjutkan warna paling muda berlanjut ke warna lebih tua. Pada syalnya untuk mendapat "gradasi merah", pertama aku arsir seluruh syal dengan warna merah. Baru untuk mendapatkan warna merah lebih muda, aku timpa dengan warna orange. Sebenarnya warna orange spidolku muda banget bisa dilihat pada logo masterchef (idam ngotot harus ada logo masterchef dan detil kerah baju he he)


Setelah selesai mewarnai semua detilnya, jemur t-shirt sampai tintanya kering. Setelah kering balik sehingga bagian bergambar ada di dalam. alasi dengan kertas putih lalu setrika bagian sisi dalam gambar dengan suhu tidak terlalu panas (atur sesuai rekomendasi sertika anda untuk bahan katun).


Kemudian balik sehingga gambar ada di luar, lalu setrika seluruh t-shirt dengan suhu sedang (stel untuk katun).



Aku membuat gambar ini dalam waktu sekitar 2 - 3 jam, dan dobedam chef jacket t-shirt siap dipakai. Semoga bisa memberi ide, sharing ya kalau sudah mencoba...^_^.


Popular Posts

Mengenai Saya

Foto saya
aku seorang istri dan ibu dari 2 cowok,seneng berteman, dan punya cukup selera humor. Hobby bgt ngulik apa aja yang bermanfaat dan bikin happy. Siapa tahu petualanganku dirumah ini bisa jadi inspirasi...
Diberdayakan oleh Blogger.
 

ilutju........ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea