Selasa, 12 Maret 2013

Menggendong Akan Meningkatkan Percaya Diri Anak

Karena dirumah nggak ada pengasuh, aku selalu bawa Idam kemana mana... seperti lagunya Mbah Surip "tak gendong kemana mana" he he he. Biasanya aku gendong pakai baby wrap lalu aku masukkan ke jaket, lalu aku ajak naik motor muter-muter (waktu Idam bayi aku masih freelance). Tapi gendongnya menghadap ke aku lho, bukan seperti di foto dibawah ini. Sebenarnya baik nggak sih bayi sering digendong...Ternyata menggendong bayi bisa membuat cerdas lho ^_^. 

Dengan membawanya kemanapun aku pergi, dia bisa bertemu banyak orang. Idam jadi lebih ramah tanpa menjadi mudah untuk diajak orang yang belum dikenal. Yang aku khawatirkan dia akan sulit berpisah juga tidak terbukti. Dia bisa dengan mudah aku tinggal pergi sebentar (dirumah ada kakak atau bapaknya) tanpa menangis. Saat pertama ikut TPA juga tidak perlu ditunggui, begitu masuk langsung akrab dengan teman barunya.

 

Ingatkah mom pada saat bertemu buah hati untuk pertama kalinya?.... Ia begitu mungil dan lucu, membuat siapapun jatuh hati. Karena dia tampak masih lemah, ada sebagian orangtua masih canggung untuk menggendongnya. Tapi tidak perlu khawatir, kita bisa mempelajari cara menggendong bayi sesuai usia. Sehingga kita bisa lebih percaya diri untuk menggendongnya.

Bayi suka digendong karena merasa nyaman dan dicintai. Setelah sembilan bulan terbiasa selalu bersama ibunya, dia pasti merindukan kenyamanan seperti saat masih berada di rahim. Karena itu biasanya orangtua membedongnya agar merasa hangat dan nyaman, dan menggendongnya saat dia menginginkannya. Bayi yang tahu bahwa dia dicintai akan lebih percaya diri dan tidak rewel. 

Menggendong juga bisa membuat mom kecapekan, jadi sebaiknya menggunakan gendongan bayi yang tepat. Sekarang ini banyak sekali model gendongan yang ditawarkan. Mom bisa pilih gendongan yang nyaman sesuai usia bayi. Saat baru lahir aku gendong Idam pakai selendang dan ring sling. Setelah dia bisa menyangga kepala baby wrap yang jadi favoritku, karena membagi beban dengan baik antara pinggang dan bahu. Sayangnya karena bobot  Idam yang "mantap", terpaksa baby wrap kesayanganku  pensiun dini.

Setelah beberapa waktu kembali lagi pada ring sling, akhirnya aku berhasil membuat dobedam woven wrap. Kami bisa jalan-jalan lagi deh, bahkan bapaknya juga sudah mulai bisa menggunakannya ^_^


Ayo mau jalan-jalan kemana weekend nanti mom...., jalan-jalan sambil gendong anak? Siapa takuuuuut.......^_^



12 komentar:

  1. Cara bikin gendongannya gimana? tar dicoba ah... ajakin dede jalan-jalan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. pada postingan selanjutnya kita bahas cara bikin gendongannya...^_^

      Hapus
  2. heheh jadi pingin gendong anak saya setelah tahu artikel ini

    BalasHapus
  3. sip infonya ya,mbak .Berarti hal yang luar biasa ya,mbak. Salam kenal juga :)

    BalasHapus
  4. Wow..bisa menigkatkan kecerdasan ya Mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurutku begitu mbak..., anak yang tahu bahwa dia penting dan dicintai pasti akan lebih percaya diri dan berani menghadapi tantangan ^_^...

      Hapus
  5. tampilan blognya lucu dan menarik. Tulisannya juga menarik. klop deh... :) salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga, terima kasih atas kunjungannya..^_^

      Hapus
  6. melihat profil m'bak yang suka bersahabat dan berbagi, aku tertarik tuh jadi sahabat m'bak. salam kenal... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga..., senang sekali dapat nambah sahabat lagi, terima kasih ^_^

      Hapus

Popular Posts

Mengenai Saya

Foto saya
aku seorang istri dan ibu dari 2 cowok,seneng berteman, dan punya cukup selera humor. Hobby bgt ngulik apa aja yang bermanfaat dan bikin happy. Siapa tahu petualanganku dirumah ini bisa jadi inspirasi...
Diberdayakan oleh Blogger.
 

ilutju........ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea